Kenapa harus ber-Islam, padahal ada banyak agama lain?

Banyak orang yang karena keinginannya dianggap sopan dan toleran memberikan kelunakan hukum atas Agama, mulai dari mengatakan bahwa semua agama sama, semua agama mengajarkan kebaikan dll. Sehingga orangpun beranggapan asalkan Baik maka baiklah semuanya.. padahal tidaklah seperti itu adanya.

Kebaikan dan kebenaran haqiqi adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka segala kebaikan baik berupa tindakan ataupun kata-kata bajik dan bijak bersumber dari “Hidayah” Allah. Kita dapat menemukan banyak kata-kata bijak dari seluruh dunia, karena Allah mengutus nabi dan Rasulnya untuk kaum-kaum tertentu di seluruh dunia. Maka wajar jika banyak kata bijak dan kita harus hargai karena sumbernya adalah hidayah Allah.
Salah satu riwayat yang menjelaskan Jumlah Nabi dan Rasul adalah riwayat Dari Abi Zar bahwa Rasulullah bersabda ketika ditanya tentang jumlah para nabi, “(Jumlah para nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi.” “Lalu berapa jumlah Rasul di antara mereka?” Beliau menjawab, “Tiga ratus dua belas (312)” Hadits riwayat At-Turmuzy.

Tapi mengapa harus Islam?? minimal ada 2 hal yang harus kita ketahui, yaitu 1). Perbedaan Nabi dan Rasul; 2) bukti al-Qur’an bahwa kecuali Rasulullah Muhammad, Rasul lain diutus untuk kaum tertentu.

○ Pertama masalah perbedaan Nabi dan Rasul.
>> Jenjang kerasulan lebih tinggi daripada jenjang kenabian,
>> Rasul diutus kepada kaum yang kafir, sedangkan nabi diutus kepada kaum yang telah beriman. (Al-Mu`minun 23:44)
>> Para rasul diutus dengan membawa syari’at baru, sedangkan nabi hanya mengikuti syari’at sebelumnya,
>> Seluruh rasul diselamatkan dari percobaan pembunuhan dari umatnya, tapi sebagian para nabi pernah dibunuh oleh umatnya.
(detil: http://id.wikipedia.org/wiki/Nabi_Islam)

Hal ini yang perlu kita perhatikan bahwa Para Rasul diutus dengan membawa syari’at baru. Ada banyak faktor untuk hal ini, faktor utamanya adalah ketentuan “yang telah dipilih oleh Allah”, hal utama ini saja sudah menjadi alasan yang sangat kuat bagi kita untuk mentaati “Ketentuan Tuhan” belum lagi alasan pemurnian ajaran dll. Karena ” Allahnya sama” itulah mengapa di dalam Islam mengakui bahkan menceritakan Nabi dan Rasul sebelum Rasulullah Muhammad, tapi tetap ketentuan Allah itu berlaku.
Artinya setelah adanya Rasulullah Muhammad Alaihissalam, maka ajaran Rasul sebelumnya sudah dialihkan kepada Beliau dan karena Beliau adalah Khatamunnabiyyin/penutup para Nabi dan Rasul yang diutus untuk seluruh ummat sampai akhir zaman, seharusnya Syariat beliaulah yang Aktual yang wajib diikuti, sedangkan untuk syariat Rasul sebelumnya Mungkin istilah hukumnya adalah “Batal demi Hukum”.

○ Rasul diutus untuk kaum-kaum tertentu, 25 Rasul yang kita kenal ditutus untuk kaum-kaum:
1. Nabi Adam as nabi sekaligus manusia Pertama.
2. Nabi Idris as dikatakan memiliki umat yang bernama Zuriat Qabil
3. Nabi Nuh as * seorang nabi sekaligus rasul pertama, diutus untuk Bani Rasib.
4. Nabi Hud as diutus untuk ʿĀd yang tinggal di Al-Ahqaf, Yaman.
5. Nabi Shaleh as diutus untuk kaum Tsamūd.

6. Nabi Ibrahim as * diutus untuk kaum Kaldeā di Kaldaniyyun Ur, Iraq.
7. Nabi Luth as diutus untuk negeri Sadūm dan Amūrah.
8. Nabi Ismail as diutus untuk untuk Qabilah Yaman, Mekkah
9. Nabi Ishaq as diutus untuk Kanʻān di wilayah Al-Khalil, Palestina.
10. Nabi Ya’qub as diutus untuk Kanʻān di Syam.
11. Nabi Yusuf as diutus untuk Hyksos dan Kanʻān di Mesir.

12. Nabi Ayyub as diutus untuk Bani Israel.
13. Nabi Dzulkifli as diutus untuk kaum Amoria di Damaskus
14. Nabi Syu’aib as diutus untuk negeri Madyan dan Aykah.
15. Nabi Musa as * diutus untuk Bani Israel.
16. Nabi Harun as diutus untuk Bani Israel.

17. Nabi Daud as diutus untuk Bani Israel.
18. Nabi Sulaeman as diutus untuk Bani Israel.
19. Nabi Ilyas as diutus untuk Funisia dan Bani Israel.
20. Nabi Ilyasa as diutus untuk Bani Israel dan kaum Amoria di Panyas, Syam.
21. Nabi Yunus as diutus untuk bangsa Assyria di Ninawa, Iraq.

22. Nabi Zakaria as diutus untuk Bani Israel di Palestina.
23. Nabi Yahya as diutus untuk Bani Israel di Palestina.
24. Nabi Isa as * diutus untuk Bani Israel di Palestina.

25. Nabi Muhammad saw * nabi & rasul terakhir yang diutus di Jazirah Arab untuk seluruh umat manusia dan jin.

* Ulul Azmi = memiliki ketabahan yang luar biasa dalam menjalankan kenabiannya.
Selain 25 Rasul Tersebut masih ada Ratusan Rasul lain yang tidak dikisahkan di dalam al-Qur’an.

Demikian, Hadaniyallahu wa iyyakum Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: