10 Dosa Besar dalam Al-Qur’an

Terkadang ketika kita merasa bahwa “Tuhan tidak adil” karena kita merasa sudah melaksanakan apa yang diperintahkan bahkan lebih. Tapi pertolongan dan apa yang kita harapkan tak juga kunjung datang, padahal untuk orang lain serasa begitu mudahnya??!!!

INTROSPEKSI, itulah jawabannya… sesungguhnya apa yang terjadi pada kita boleh jadi bukan UJIAN seperti yang kita bayangkan, melainkan HUKUMAN/ADZAB atas dosa besar yang kita lakukan. Maka, jika benar ternyata hal itu adalah ADZAB, seharusnya yang kita kerjakan adalah MEMOHON AMPUN /TAUBAT atas dosa tersebut dan SABAR atas hukumannya hingga selesai.

Begitu DAHSYATnya pengaruh DOSA BESAR pada kehidupan kita sehingga kita harus benar-benar menghindarinya, dan jika ternyata dulu kita pernah melakukannya tidak ada jalan lain kecuali bertekad untuk ber-TAUBAT.

Apa sajakah yang termasuk 10 macam dosa besar menurut al quran?

1. Syirik (Menyekutukan Allah SWT).

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya”. (An Nisaa: 48).

Dan Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga”. (Al Maidah: 72)

2. Berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”.(Yusuf: 87).

3. Merasa aman dari ancaman Allah SWT.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (Al A’raaf: 99)

4. Berbuat durhaka kepada kedua orang tua.

Karena Allah SWT mensifati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy ‘orang yang sombong lagi celaka’.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka”. (Maryam: 32).

5. Membunuh.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya”. (An Nisaa: 93).

6. Menuduh wanita baik-baik berbuat zina.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la’nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar”. (An Nuur: 23)

7. Memakan riba.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila”. (Al Baqarah: 275)

8.Lari dari medan pertempuran.

Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya”. (Al Anfaal: 16)

9. Memakan harta anak yatim.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)”. (An Nisaa: 10)

10. Berbuat zina.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
“Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu”. (Al Furqaan: 68-69)

4 Komentar (+add yours?)

  1. Djoharnas Muchli
    Mei 03, 2012 @ 02:51:42

    Alhamdulillah sangat bermanfa’at.

    Balas

  2. suleey
    Mei 23, 2012 @ 18:24:21

    subhanalloh….
    Allohhuakbar.

    mungkin pergaulan yang bebas di zaman akhir.
    teman saya pernah curhat. dia pernah melakukan zina.
    ginama caranya bertaubat bagi orang yang pernah berbuat zina…?
    masih bisa diampunikah orang seperti itu..?

    makasih sebelumnya…

    Balas

    • Basyar
      Mei 24, 2012 @ 09:47:12

      Seorang mu’allim mengatakan, bahwa perbuatan dosa besar yang orang lain tidak mengetahuinya berarti Allah SWT menutupinya dari semua orang. Maka, janganlah diceritakan apa yang telah dirahasiakan.
      Untuk menebusnya, cukuplah hamba dan Tuhannya saja yang tahu. Ambil wudlu, jika perlu mandi taubat kemudian ambil sajadah shalat taubat akuin (pengakuan dengan kesadaran penuh dan kemauan keras untuk tidak lagi mengulangi kesalahan adalah hakikat taubat).
      Karena hal ini sifatnya pribadi, saya kira hal itu sudah cukup. Berikutnya adalaha sabar, karena setiap kesalahan harus ada hukumannya maka sabar menerima apapun yang akan terjadi untuk membersihkan diri kita dari dosa tersebut.

      Wallahu a’lam.

      Balas

  3. pendidikan islam
    Jul 16, 2012 @ 17:00:09

    artikel blog ini mantap-mantap….saya suka sekali, teruslah berkarya yang memberikan banyak manfaat…Assalamu’alaikum…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: