KEFIR, Warisan Islam yang Dirampok (bag. 1)

Ternyata terlalu banyak warisan Islam yang terpendam, dipendam atau bahkan diragukan dan terkesan dibuang oleh kaum muslim…
Banyak ilmuwan barat yang secara kesatria mengakui bahwa hal ini bersumber dari ilmuwan muslim atau dari Prophet Muhammad dsb.

diantaranya adalah warisan bibit probiotik super yang diberikan kepada Muslimin Kaukasus sehingga penduduk kaukasus dikenal dengan penduduk yang sehat dan berumur panjang, bahkan anjing paling besar secara fisik dari ras Caucasian Dog!!

Bibit tersebut adalah bibit kefir (kefir grain) dan ini adalah warisan Islam, tapi tidak banyak muslim yang mengenal. Bahkan Ilmuwan Barat yang banyak mendalami sekaligus mendapat manfaat dari “Warisan Rasul Kita” ini.

berikut cuplikan artikel peneliti australia tentang bibit tersebut:

“Presently, the complete mechanism involved in the construction of kefir grains, is not well understood at a scientific level, although there appears to be increasing interest in this area. A unique soluble polysaccharide [PS] was first discovered in milk kefir-grains by La Rivière JW et al [1967] and was given the name kefiran [KGF-C].”

(Saat ini, mekanisme lengkap mengenai konstruksi butir kefir, belum dipahami dengan baik pada tataran ilmiah, meskipun tampaknya ada peningkatan minat di bidang ini. Sebuah larutan polysaccharide unik [PS] pertama kali ditemukan dalam susu yang terbuat dari bibit-kefir oleh La Rivière JW dkk [1967] dan diberi nama kefiran [kgf-C].)

KEFIR GRAINS, A GIFT FROM GOD to the EVOLUTION THEORY
(bibit Kefir, sebuah hadiah dari Allah untuk teori evolusi)

“It is said that the tribe-folk of Caucasus referred to kefir grains as The grains of the Prophet Mohammed and kefir was known as, The drink of the Prophet [Beatrice T. Hunter 1973]. If it is at all possible that kefir grains were some how acquired through Prophet Mohammed [p.b.u.h.], then a logical question comes to mind, How or where did Prophet Mohammed [p.b.u.h.] acquire the original Kefir-Grains?”

(Dikatakan bahwa suku/rakyat Kaukasus menyebut bibit kefir sebagai “Bibit Nabi Muhammad” dan kefir dikenal sebagai: “Minuman Nabi” [Beatrice T. Hunter 1973]. Jika memang benar bahwa bibit kefir memang diperoleh dari Nabi Muhammad [saw], maka pertanyaan logis berikutnya adalah, Bagaimana atau dari mana Nabi Muhammad [saw] memperoleh bibit Kefir yang asli?)

At the time of writing, it is not well understood scientifically, how the bio-matrix, or a grain is created, or in fact, the relationship involved between different types of organisms in the construction process. The mystery still remains with kefir grains at this point, although there is ongoing research to try and understand the mechanisms involved…

(Saat artikel ini ditulis, hal itu tidak dapat dipahami secara ilmiah, bagaimana bio-matriks, atau bibit tersebut diciptakan, atau fakta dari gabungan berbagai jenis organisme dalam proses konstruksi. Dalama hal ini Bibit kefir masih menjadi misteri, walaupun ada penelitian yang sedang berlangsung untuk mencoba dan memahami mekanisme yang terlibat….)

sumber:
http://users.sa.chariot.net.au/~dna/kefirpage.html#alternativekefir

2 Komentar (+add yours?)

  1. Edubusiness
    Jul 06, 2012 @ 17:54:39

    Ada informasi yang jual bibit kefir disekitar jawa timur??

    Balas

    • Basyar
      Jul 11, 2012 @ 04:03:36

      ada pak, banyak. Karena sudah ada wadahnya, yaitu KKI (Komunitas Kefir Indonesia). Coba masuk ke jayakefir.blogspot.com

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: