Manfaat Inisiasi Dini

Sesaat setelah bayi lahir, tali pusat bayi dipotong, dilap (dikeringkan) tetapi vernix (lemak putih) yang menyelimuti kulit bayi tidak dibersihkan, kemudian langsung diletakkan di perut ibu (skin to skin contact). Untuk menghangatkan ibu dan bayinya, merekapun diselimuti. Segala bentuk pemberian vitamin dan bahan kimia pada ibu harus ditunda jika Inisiasi Dini akan dilakukan.

Maka ajaib…secara refleks pada usia bayi 20 menit, bayi yang tadinya tidak bergerak akan merayap diatas perut ibu secara perlahan-lahan dalam keadaan mata tertutup, persis anak kucing. Dan pada usia kurang lebih 50 menit, bayi akan menemukan payudara ibunya dengan kemampuan sendiri – tanpa bantuan siapapun! Kemudian bayi akan menyusu pada ibu.

Ada lima tahapan yang dilalui bayi saat akan menyusu dini. Di 30 menit pertama, ia akan beradaptasi dengan trauma kelahirannya. Ini merupakan tahap menenangkan diri atau istirahat siaga.

Di menit ke-30 sampai 40, bayi akan mengeluarkan suara, melakukan gerakan mengisap dan memasukkan tangan ke mulut. Setelah itu, bayi mengeluarkan air liur dan kakinya menekan perut ibu untuk bergerak ke arah payudara.

Kemudian bayi mengecap kulit ibu dan mendapat bakteri baik yang ada di sana. Bayi menyentuh puting dan tangannya menghentak-hendak ke dada ibu untuk merangsang keluarnya ASI. Baru setelah itu, bayi akan menyusu.

Bayi yang diberi kesempatan mengisap puting ibu segera setelah lahir, memiliki kemungkinan keberhasilan lebih besar dalam menyusu. Tak hanya itu, saat bayi merangkak dan mencari puting susu ibu akan menjadi momen paling membahagiakan bagi ibu.

Melalui IMD, ibu akan memberi kehangatan dan perlindungan yang baik bagi bayi, selain mengurangi risiko kematian akibat hipotermi atau kedinginan. Hal ini, ujar Dr. Utami, dikarenakan suhu tubuh ibu lebih hangat satu derajat dari lingkungan sekitar, sehingga bayi merasa lebih nyaman dan aman.

Kulit ibu yang sangat ajaib ini dapat menyesuaikan diri dengan suhu yang dibutuhkan bayi. Bila bayi kedinginan, suhu ibu akan naik dua derajat. Bila bayi kepanasan, suhu tubuh ibu akan turun satu derajat Celsius.

Selain menciptakan kontak kulit bayi dengan kulit ibu yang memberi kehangatan bagi bayi, IMD juga membuat perdarahan pascakelahiran lebih sedikit. Yang tak kalah penting, peran oksitosin terbaik adalah pada 45 menit pertama saat bayi menyusu dini.

IMD merupakan cara termudah dan paling berhasil. Terlebih ketika ibu secara fisik dan psikologis telah dipersiapkan untuk kelahiran, dan diinformasikan, didukung, serta diberi kepercayaan atas kemampuannya untuk menyusui dan memberi cinta bagi bayinya.

Bayi yang masih merah, rentan, rapuh dan terkesan tak punya daya apapun, ternyata mampu bergerak merambah diperut ibunya mencari kebutuhannya mendapatkan ASI. Setelah usaha kerasnya berhasil, perutnya kenyang, iapun tertidur pulas. Inilah proses inisiasi dini. Luar biasa potensi besar yang dianugerahkan oleh Allah SWT pada makhluk mungil yang fitrah.

Inilah segudang manfaat ASI:

• Perkembangan kognitif lebih baik
• Kekebalan lebih tinggi dan mencegah kematian balita
• Melindungi bayi baru lahir
• Pertumbuhan anak optimal
• Menurunkan stres
• Menurunkan risiko obesitas dan diabetes

Semoga bermanfaat tuk Ibu/calon Ibu juga Bapak/calon Bapak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: