KENAPA BISA TIDAK IHLAS BERIBADAH???

Setiap kali saya beranjak dari duduk setelah melaksanakan shalat, selalu ada yang mengganjal di dalam hati. “Mengapa kualitas Shalatku seperti ini? dan sesungguhnya kenapa Alqur’an yang kupercayai mengatakan bahwa Shalat dapat mencegah keji dan mungkar, tapi tidak terwujud dalam diriku?”
“Kenapa kita harus Shalat?” “kenapa Tuhan harus disembah?” “bukankah…” dst.

Seribu satu pertanyaan bahkan sesekali penyangkalan muncul dalam pikiran ini. Lama berfikir barulah ada titik terang, bahwa sesungguhnya seluruh pertanyaan dan penyangkalan itulah yang mengusik keIHLASANku dalam menjalankan Ibadah Mahdhoh ini.

IHLAS, menjadi titik tolak pemikiranku sekarang. Bagaimana bisa Ihlas? pertanyaan yang tersisa dalam benakku adalah “Kenapa Allah harus disembah?” Bukankah Dia tidak butuh itu bahkan tidak membutuhkan apa-apa lagi. Banyak ulama’ yang megatakan bahwa Ibadah mahdhoh itu bukan kebutuhan Allah, tapi kita yang Butuh. Kenapa saya butuh Shalat??

Saya belum bisa melihat satu alasanpun bahwa saya butuh shalat dan ibadah mahdoh lainnya!!??

Ya, setelah tanda seru itu masih kutambahkan tanda tanya karena memang meskipun dengan suara keras namun sesungguh hatiku gundah dan masih menyisakan misteri.

Setelah lama berfikir, tafakkur dan merenung tiba-tiba… Subhanallah.. Alhamdulillah… Laa ilaaha Illallah… Allahu Akbar… Aku tersentak!!!

Ya Allah… betapa bodohnya aku ini.. bagaimana mungkin aku melupakan hal yang serhari-hari aku alami, bagaimana aku bisa tidak sadar bahwa aku “tidak bergerak sendiri”!! aku digerakkan, aku dituntun dan disediakan semua kebutuhanku!

Jika aku makan, tugasku hanya mencari bahan makan dan mengantakannya sampai ke Mulutku, setelah itu Kekuatan-Nya yang memposes menjadi gizi dan tenaga untuk hidup, Dia menyediakan oksigen sebagai penyambung hidup, Dia yang mendisain otak dak organ tubuhku lainnya sehingga aku bisa bergerak sempurna, Dia yang menjagaku ketika Tidur dan Terjaga.. dll… SUBHANALLAH…

YA ALLAH YA RABBI…. sesungguhnya siapakah yang harus melayani siapa.. seandainya aku sadar sedari dulu bahwa aku lah yang ENGKAU layani.. pasti TAK AKAN BERHENTI MEMUJA DAN MEMUJIMU, MEMOHON AMPUNANMU, MERAYU-RAYUMU agar aku bisa sempurna seperti yang ENGKAU GARISKAN.

YA ALLAH YA RABBY… memang sesungguhan aku adalah HAMPA YANG TAK TAHU DIRI membiarkanmu melayaniku TANPA TAHU MALU, seharusnya aku berterima kasih setiap saat, karena setiap saat Kau menolongku dan meberiku apa yang aku butuhkan… ASTAGHFIRULLAH………100X

Baru kini aku sadar, kenapa RASULMU saat LAILATUL QADAR hanya mengucapkan ISTIGHFAR… karena memang 1000bulan untuk memohon maaf akan kekurang ajaranku tidaklah cukup…YA ALLAH…..

FABIAYYI ALAA’I RABBIKUMA TUKADZIBAN… benarlah memang, nikmat mana yang telah aku dustai ini…. dan KENAPA AKU TIDAK IHLAS DALAM BERIBADAH???

ya.. akulah yang membutuhkan-MU ya Allah.. akulah yang harus Menyembahmu… Bersujud luluh, bersimpuh meratapi semua dosaku… ALLAH..1000X

SUBHANALAHH WALHAMDULILLAH WALAA ILAAHA ILLALLAH ALLAHUAKBAR….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: